Jumat, 03 November 2017

Love You (Chapter 3)

Author                   :         Choi Im Kim ^^

Main Cast              :         Im Chella (Chella), Kang Lian (Lian), Park Nina (Nina)

Cast                       :         Park Fanny (Fanny), Kim Eyli (Eyli), Kwon Riri (Riri), Lee Mona (Mona)Bangtan Boys (BTS), EXO And other cast..

Genre                     :         School Life, Romance, Friendship, Drama, Sad

Length                   :         Chaptered

Disclaimer             :         THIS FANFICTION IS MINE. MOHON UNTUK TIDAK MENGCOPY / MENGGANDAKAN / ME-REMAKE / MENCONTEK FANFICTION INI. THANK YOU ^^



Gak bakalan panjang-lebar lagi, langsung saja Happy Reading readers-deul  ;)


MAAF KALAU KETEMU TYPO :D




-  LOVE YOU CHAPTER 3 –


TENG-NENG-NONG… saat-saat yang paling ditunggu semua muridpun tiba. Jam pelajaran hari ini berakhir. Sebagian besar siswa-siswi Seoul Internasional School itu berjalan meninggalkan kelas mereka. Tapi dikelas 2-1 masih ada sebagian siswa-siswi yang tinggal. sebagian merapikan peralatan, sebagian mengobrol dan sebagian lagi terlihat sedang membersihkan ruangan.
 

“Seokjin oppa mau pulang bersama?”tawar seorang yeoja pada namja yang sedang duduk dengan buku ditangannya. Namja itu mendongkakkan kepalanya dan menatap yeoja itu.
 

“duluan saja, aku masih harus mengerjakan ini!”tolak namja itu secara halus sambil tersenyum
 

“jeongmal, ah sayang sekali! Baiklah.. sampai jumpa oppa!”setelah menyampaikan itu, yeoja yang tak diketahui namanya pergi. Kim Seok Jin kembali menatap buku yang dipegangnya. Tinggal 3 orang yang berada dikelas tersebut. Satu namja dan dua yeoja. Kim Seok Jin, Im Chella dan Lian Kang. Kedua yeoja yang berdiri dibarisan akhir itu berbeincang.
 

“Chella-ah, mianhae..”kata Lian dengan raut wajah memelas
 

“gwenchana, pergilah! Kamu tidak mau terlambatkan? Jadi lebih baik kamu pergi, nanti minggu depan kamu sendiri yang piket!”ujar Chela bercanda sambil mendorong kecil punggung Lian
 

“yah Chella-ah kamu tega sekali!”Lian menghentikan langkahnya karena terdorong itu lalu menghadap kepada Chella. Chella tertawa.
 

“aku hanya bercanda, sudah sana pergi!”ujar Chella sambil kembali mendorong tubuh Lian
 

“yah kamu mengusirku!”protes Lian dengan alis bertautan
 

“eish, aniyo.. bukan begitu, tadi kamu yang bilang sendiri, kamu harus cepat pulang!”tutur Chella sedikit jengkel.
 

ah nde, aku pamit yah!”ujar Lian sambil melangkahkan kakinya. Namun baru dua langkah, dia kembali kepada Chella sambil membisikkan sesuatu.
 

“kamu beruntung sekali, sekarang tinggal kamu dan Seokjin disini!”saat itu juga Chellla terbelalak kaget mendengar bisikan sahabatnya itu. Dengan cepat mata yeoja itu memandang ketempat duduk Seokjin dan didapatinya namja itu. Lian mengedipkan matanya kemudian berlari kecil keluar dari kelas itu, Chella ingin teriak namun diurungkannya. Kini Chella mematung tanpa mengalihkan pandangannya.


 Chella POV
 

Omo, sekarang hanya ada aku dan dia dikelas ini. DEG DEG aish bahkan hanya melihat punggungnya aku biasa deg-degan apa lagi bicara dengannya, mungkin aku bisa mati! Ah pikir apa aku ini, lebih baik aku sekarang menyelesaikan piket dan cepat keluar dari sini! Rasanya seperti di tempat sidang saja, menegangkan!


Author POV
 

Chella membereskan buku-buku yang ada disetiap meja di kelasnya. Yeoja itu mengambil buku mulai dari barisan paling akhir dan berhenti di samping tempat Seokjin, Chella menghentikan kegiatannya. Dia menatap Seokjin yang masih membaca buku yang harus diambilnya. ‘aduh bagaimana ini? Apa aku harus memintanya atau tidak yah? Dia terlihat serius sekali dengan buku itu! Aku jadi bingung kalau begini!’batin Chella, dia mengelus tengkuknya, Seokjin mengalihkan pandangannya dari buku yang dipegangnya itu saat merasakan kehadiran Chella.
 

“oh Chella-ssi, ada apa?”tanya Seokjin. DEG DEG DEG ‘astaga kenapa dengan jantungku? Dia hanya bertanya aku jadi deg-deggan seperti ini apa lagi kalau melakukan hal lain!’batin Chella, dia mengeratkan genggamannya pada tumpuhkan buku yang dipegangnya.
 

“a..ak..aku..!”Chella terbata-bata ‘aish ada apa denganku, kenapa suaru tak bias keluar!’batin Chella. Seokjin mengangkat kedua alisnya seperti ingin mendengar lanjutan dari jawab Chella.
 

“aku kenapa?”tanya Seokjin lagi. Chella menggenggam erat tumpukan buku itu dengan tangan yang mulai berkeringat.
 

“Chella-ssi!panggil Seokjin, Chellapun menatap mata Seokjin kemudian menelan airliurnya
 

“ap..apa kamu sudah selesai membacanya?”bukannya menjawab, dia malah bertanya. Seokjin menatap bukunya kemudian terkekeh.
 

“oh.. jadi maksudmu tadi buku ini… ah aku pikir apa! Aku belum selesai membacanya, tapi sepertinya kamu ingin mengambilnya…”belum sempat Seokjin menyelesaikan perkataanya, Chella menyelah.
 

“jika kamu masih ingin membacanya tak apa aku bisa membereskan yang lain”seru Chella kemudian mengambil buku yang ada dimeja sebelah Seokjin.
 

“changkaman”cegah Seokjin, Chella menghentikan langkahnya dan menatap kearah namja itu.
 

“ini ambillah, aku bisa membacanya besok!”ujar Seokjin sambil memberikan buku kepada Chella. Chellapun meraih buku itu kemudian berbalik dan mengambil buku yang masih tersisa.
 

“apa hanya kamu yang piket hari ini? teman piketmu yang lain kemana?”tanya Seokjin sambil terus menatap kegiatan Chella. Chella mengambil buku yang ada didepannya kemudian menjawab pertanyaan Seokjin tadi.
 

nde, Lian eonni ada urusan jadi dia harus pulang lebih dahulu sedangkan Hyemi tak masuk hari ini!”Chella kembali kekegiatannya tadi. Seokjin mengangguk-anggukkan kepalanya tanda dia mengerti. Setelah memastikan semua buku sudah ditata rapi pada tempatnya, Chella meraih ranselnya kemudian berjalan kearah pintuh kelas.
 

“Seokjin-ssi, aku pamit dulu!”pamit Chella. Baru ingin melangkah, Seokjin mencegahnya.
 

“kamu ingin pulang?”tanya Seokjin. Chellapun menganggukkan kepala sebagai jawaban.
 

“kalau begitu sama denganku, aku juga ingin pulang!”ujar Seokjin

“nde?”Chella terlihat bingung ‘akukan tak bertanya kalau dia mau pulang atau tidak!’pikir Chella. Seokjin berdiri dari tempat duduknya sambil menggendong ranselnya kemudian berjalan kearah Chella
 

“kajja!”ajak Seokjin lalu berjalan lebih dulu.
 

“nde?”Chella menautkan kedua alisnya ‘apa dia sedang mengajakku pulang bersama?’pikir Chella kemudian ikut berjalan.
 

@koridor.. Chella dan Seokjin berjalan menyusuri koridor sekolah yang mulai sepi. Tentu saja, jam pelajaran sudah berakhir 15 menit yang lalu. Kedua orang itu tak berjalan bersama tapi tidak berdampingan! Chella berjalan dibelakang sedangkan Seokjin berjalan di depan. Yeoja itu tak mau jika berjalan di samping namja yang dikaguminya itu, kenapa? jika itu terjadi maka jantungnya akan memacu lebih cepat dari biasanya, bisa-bisa dia kena serangan jantung! Seokjin menghentikan langkahnya dan Chellapun ikut menghentikan langkahnya. Seokjin menatap kearah belakang
 

“kenapa kamu berjalan dibelakangku?”tanya Seokjin bingung
 

“ah.. it..itu aku hanya ingin berjalan sendiri saja!”jawab Chella ‘ah jawaban macam apa itu?’pikir Chella. Seokjin mengernyitkan dahinya.
 

“tapi aku tak ingin berjalan sendiri bisakah kita berjalan bersama?”Chella dibuat terbelalak dengan ucapan namja ganteng itu ‘mwo? Dia bilang apa tadi? Apa dia ingin berjalan bersamaku! Yah apa aku tak salah dengar?!’batin Chella, dia mulai kalut sekarang
 

“n..nde?”tak ingin penolakan dengan cepat Seokjin berjalan kearah Chella yang mematung dan meraih tangan Chella. Chella terkejut bukan main.
 

“kajja!”ucap Seokjin kemudian melangkah kembali.


Chella POV
 

Omona, eomma anakmu bakal kena serangan jantung sekarang. Seokjin..Seokjin.. Kim Seok Jin, namja yang kukagumi sekarang berjalan bersamaku, bahkan dia menggenggam tanganku. Omona! Eonni, tanganku digenggam Seokjin sekarang. Kyaa nan hembokage, jeongmal hembokage! Aku tak bisa menghentikan senyum diwajahku. Yah, Kim Seok Jin apa kamu bisa mendengar detak jantungku ini. Jantungku serasa ingin melompat dari tempatnya. Jika ini hanya mimpi, tolong jangan bangunkan aku sekarang. Dia menggenggam tanganku, rasanya hangat. Kulirik sebentar wajahnya. Dia menatap lurus kedepan. Omo dia tampan sekali. Aku tak ingin ini berakhir, ya Tuhan jangan biarkan ini cepat berakhir.


Author POV
 

Kedua orang itu berhenti di tempat parkir.
 

“dimana tempat tinggalmu?”tanya Seokjin sambil menatap Chella tanpa melepaskan genggaman tangannya pada tangan Chella.
 

maksudnya?”bukannya menjawab, Chella malah bertanya.

“dimana tempat tinggalmu?”Seokjin mengulagi pertanyaan yang sama
 

maksudku untuk apa kamu bertanya tentang tempat tinggalku?”Seokjin menyengir saat mendengar pertanyaan Chella yang terdengar konyol itu

“untuk mengantarmu pulang, masa yah mau ngurus surat domisili?”jawab Seokjin

“oh hehehe! tak usah, aku bisa pulang sendiri lagian ini masih sore, masih banyak bus yang lewat kok!”tolak Chella sambil terkekeh ‘sungguh, ini namja pintar ngelawak juga’pikir Chella
 

memang sih masih sore, tapikan tinggal kamu yang nunggu bus! Tak baik jika yeoja pulang sendirian, lagian kamu juga tak perlu keluar uang jika kuantar pulang!”ujar Seokjin berusaha meyakinkan.
 

“tapi..”perkataan Chella tak dilanjutkan karena dipotong
 

“ayolah”Seokjin berusaha membujuk Chella. Chella diam sambil berfikir.
 

“diam kuanggap sebagai jawaban iya, nah sekarang masuklah!”kata Seokjin tanpa menunggu jawaban Chella.
 

“nde?”Seokjin mendorong tubuh Chella masuk kedalam mobilnya dan Chella kini sudah berada di dalam mobil Seokjin. Setelah memastikan yeoja itu sudah duduk, Seokjinpun berjalan mengitari mobilnya kemudian masuk kedalam.
 

Sepanjang perjalanan tak ada pembicaraan. Keduanya sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing. Chella yang terus memandang keluar jendala tak berani menatap namja tampan yang berada di sampingnya. Seulas senyum mengembang dibibirnya. Chella tak menyangka bisa berada di dalam mobil Seokjin bahkan bisa bersama dengan pemiliknya. Walaupun dia bertanya-tanya dengan apa yang sebenarnya terjadi tapi dia tetap bahagia. ‘apa Seokjin juga punya perasaan yang sama denganku? Apa dia juga tahu bahwa aku menyukainya? Ataukah ini hanya kebetulan! Tapi kalau memang kebetulan, kenapa dia membaca buku sampai jam pulang usai? Bahkan sampai aku kelar piket! Apa itu memang kebetulan atau dia memang sengaja menungguku? Aish kenapa aku jadi kePD-an begini?’ piker Chella. Yeoja itu meremas kedua tangannya.
 

“kamu kenapa?”sontak Chella menoleh ketika mendengar pertanyaan Seokjin
 

“huh?”Chella tak mengerti dengan pertanyaan Seokjin
 

“kamu kenapa meremas tanganmu begitu? Apa kamu kedinginan?”tanya Seokjin sambil menengok kearah Chella dan kembali menatap kearah jalan.
 

“ani..aniyo! aku hanya ingin meremas tanganku saja!’jawab Chella asal sambil tersenyum kaku saat Seokjin menatapnya lagi lalu memalingkan pandangannya begitu juga Seokjin.
 

“apakah itu kebiasaanmu? Unik sekali!”kata Seokjin sambil terkekeh, Chella ikut terkekeh juga, sebenarnya dia malu bukan merasa lucu.
 

@Chella’s Home.. kini Chella dan Seokjin berada diluar mobil. Keduanya sedang berdiri di depan rumah Chella.
 

“jeongmal gumawo Seokjin-ssi”ucap Chella berterima kasih sambil tersenyum, Seokjinpun membalas senyumnya ‘omo dia tampan sekali!’batin Chella menjerit
 

“ceonma. Mulai sekarang kamu tak perlu seformal itu, mengingat kita sekelas supaya lebih akrab bagaimana kalau kamu panggil saja aku Seokjin atau Jin!pintah Seokjin.
 

eumm, baiklah Seokjin-ssi.. ah ani maksudku Seokjin-ah!”ucap Chella sedikit kaku sambil mengelus tengguknya, Seokjin dibuat terkekeh.
 

“begitu lebih bagus, terdengar akrab!”tutur Seokjin tanpa mengurangi senyum diwajahnya
 

“baiklah aku pamit dulu, sampai jumpa besok”pamit Seokjin
 

“ah nde, hati-hati di jalan”balas Chella. Setelah memastikan mobil Seokjin telah pergi Chella meloncat-loncat kegirangan
 

“omo dia tersenyum padaku tadi, KYAA!”teriaknya senang sambil memegang kedua pipinya yang mulai merona
 

“yah Im Chella kenapa kamu berteriak hah?”Chella menghentikan kegiatan gilanya saat mendengar suara ibunya dari dalam rumahnya.
 

tidak kenapa-kenapa eomma, hanya ada tikus tadi yang lewat!”seru Chella

“Cuma karena tikus kamu berteriak, ada-ada saja! masuklah, eomma sudah menyiapkan makanan untukmu!”perintah ibu Chella

“nde eomma”seru Chella ‘aku berharap setiap hari bisa semenyenangkan hari ini!’batin Chella. Dia kemudian masuk ke dalam rumah dengan senyum yang tak henti-hentinya.


To Be Continue :)


Akhirnya kelar juga chapter 3-nya. Bagaimana? Baguskah? Anehkah? Atau apakah? :D Mian jika tak sesuai dengan keinginan para readers, fellnya gak dapat maklum author masih dalam tahap belajar. Sekali lagi author minta maaf sekaligus terima kasih karena mau membaca FF aneh nan gaje ini. Harap tak bosan nde, RCL di tungguh ;)  GBu O:)

2 komentar:

  1. Balasan
    1. Mesra yah? Tapikan baru kali itu mereka berinteraksi ��
      Gumawo sdah coment, jangan bosan bca FFnya author yah ��

      Hapus